Namun, jika sistem tetap sehat, penurunan masih tergolong minimal.
Sebaliknya, jika RPM turun ekstrem, teknisi harus segera memeriksa komponen.
Pemeriksaan tegangan dengan multimeter sangat membantu proses diagnosis.
Umumnya, tegangan normal berada dalam kisaran standar pabrikan.
Jika hasil pengukuran jauh di bawah standar, teknisi perlu melakukan perbaikan.
BACA JUGA : Chery Tiggo 8 CSH, SUV Plug-in Hybrid 7 Penumpang dengan Performa 347 PS yang Bikin Penasaran!
Dengan diagnosis tepat, pemilik dapat menjaga idle motor tetap stabil.
Selain itu, perawatan rutin sistem charging mencegah kerusakan lebih besar.













