RADARPANGANDARAN.COM – Seal shock depan bocor menyebabkan oli rembes, debu menempel, dan efek pengereman menurun sehingga masalah ini tidak boleh diabaikan.
Masalah ini sering muncul tanpa disadari pengendara.
Padahal dampaknya langsung ke keselamatan berkendara.
Banyak pemilik motor hanya fokus pada rem dan ban.
Namun, suspensi depan punya peran besar terhadap kontrol.
Seal shock depan menjadi komponen kunci sistem tersebut.
Saat seal aus, oli keluar dari tabung shock.
Oli yang rembes akan menyebar ke area sekitar.
Debu jalanan kemudian mudah menempel di permukaan shock.
Kondisi ini mempercepat kerusakan seal berikutnya.
Honda dalam manual resminya menegaskan risiko kebocoran fork.
Honda menyebut oli bocor bisa mencemari komponen rem.
Akibatnya, performa pengereman menurun signifikan.
Masalah ini termasuk kategori unsafe condition.
Karena itu, seal shock depan perlu perhatian khusus.
Seal Shock Depan Bocor, Oli Rembes, dan Debu Menempel
Seal shock depan berfungsi menahan oli suspensi tetap di dalam tabung.
Komponen ini bekerja terus menerus saat motor berjalan.
Seiring waktu, material seal bisa mengeras.
Selain itu, gesekan konstan mempercepat keausan.
Yamaha menjelaskan seal aus akan memicu oli rembes.
Oli yang keluar akan membasahi batang shock.
Kondisi tersebut membuat permukaan shock lengket.
Akibatnya, debu dan kotoran mudah menempel.
Debu yang menempel memperparah keausan seal.
Proses kerusakan pun menjadi lebih cepat.
Yamaha dalam Technical Guide menyoroti siklus kerusakan ini.
Jika dibiarkan, kebocoran akan semakin parah.







