Setang Motor Berat Saat Pelan? Ini Solusi Komstir Aus yang Sering Diabaikan!

RADARPANGANDARAN.COM – Setang motor terasa berat di kecepatan rendah karena komstir aus, pelumasan segitiga buruk, atau setelan kemudi keliru.

Secara umum, masalah ini sering dialami motor harian.

Terutama, motor yang rutin melaju di lalu lintas padat.

Gejala biasanya muncul saat pengendara berbelok pelan atau putar balik.

Sering kali, pengendara mengira ban atau shock sebagai penyebabnya.

Padahal, sistem kemudi menjadi sumber utama masalah tersebut.

Karena itu, pengendara perlu memeriksa komstir lebih awal.

Honda melalui Astra Honda Motor menyebut setang berat sebagai tanda awal kerusakan komstir.

Jika dibiarkan, kondisi ini mengganggu kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Selain itu, handling motor terasa tidak natural.

Pada kecepatan tinggi, transisi arah kadang terasa aneh.

Masalah ini umumnya muncul secara bertahap.

Akibatnya, banyak pemilik baru menyadarinya saat kondisinya sudah parah.

Padahal, pemilik motor bisa melakukan pencegahan sejak dini.

Servis rutin membantu mencegah munculnya masalah ini.

Terutama, jika motor sering melewati jalan rusak.

Komstir Aus dan Dampaknya pada Setang Motor Berat

Komstir aus menjadi penyebab utama setang motor terasa berat di kecepatan rendah.

Astra Honda Motor menjelaskan komstir aus menimbulkan rasa tersendat saat setang berada lurus.

Selain itu, pengendara merasakan setang lebih berat saat membelok perlahan.

Bengkel sering menyebut gejala ini sebagai “step” pada kemudi.

Di jalan tidak rata, getaran juga sering muncul.

Gesekan terus-menerus dan usia pakai menyebabkan keausan komstir.