Kurangnya pelumasan mempercepat kerusakan bearing.
Selain itu, debu dan air memperburuk kondisi komstir.
Yamaha Indonesia menyebut komstir kering membuat putaran kemudi terasa kasar.
Karena itu, mekanik sangat menganjurkan pelumasan segitiga.
Pelumasan membantu mengurangi gesekan antar bearing.
Biasanya, mekanik melakukannya saat servis besar.
Terutama, ketika mekanik membongkar shock depan.
Tanpa pelumasan, bearing cepat panas dan aus.
Akibatnya, pengendara merasakan setang berat meski melaju pelan.
Selain itu, transisi belokan terasa tidak nyaman.
Masalah ini sering muncul tanpa bunyi mencolok.
Namun, efeknya sangat terasa saat bermanuver.
Pelumasan Segitiga dan Setelan Bearing Kemudi yang Tepat
Pelumasan segitiga berperan penting menjaga kelancaran sistem kemudi motor.
Yamaha Riding Tips menyarankan pelumasan saat interval servis tertentu.
Grease membantu bearing bekerja lebih optimal.
Selain itu, grease mencegah karat dan keausan dini.
Namun demikian, pelumasan saja tidak cukup.
Mekanik juga harus mengatur setelan bearing kemudi dengan tepat.
Sebaliknya, setelan terlalu longgar memicu gejala wobble.
Karena itu, mekanik harus mengikuti torsi pabrikan.
Service manual Honda dan Yamaha menjadi acuan paling akurat.
Di dalam manual, pabrikan menjelaskan torsi mur komstir secara rinci.
Sebaiknya, mekanik berpengalaman yang menangani pengaturan ini.
Kesalahan setelan berisiko membahayakan saat kecepatan tinggi.
Akibatnya, transisi arah motor terasa tidak stabil.
Karena itu, mekanik menganjurkan pemeriksaan ulang setelah beberapa hari pemakaian.













