RADARPANGANDARAN.COM –Â Setelan roda belakang yang tidak presisi sering muncul karena chain alignment melenceng dan mempercepat keausan ban.
Masalah ini biasanya muncul setelah mekanik menyetel rantai secara kurang teliti.
Banyak pengendara sering mengabaikan dampaknya sejak awal.
Padahal, pengendara langsung merasakan efeknya saat berkendara harian.
Motor kemudian menarik ke satu sisi saat melaju lurus.
Selain itu, kestabilan motor berkurang ketika kecepatan meningkat.
Keausan ban belakang pun muncul tidak merata.
Akibatnya, pemilik motor harus menanggung biaya perawatan lebih besar.
Manual resmi pabrikan secara tegas menekankan pentingnya alignment roda.
Honda Motor Co. menyebut mekanik harus menyelaraskan roda belakang dengan rangka.
Setelan tidak lurus mempercepat keausan ban secara agresif.
Yamaha juga menegaskan mekanik wajib menyamakan skala adjuster kiri dan kanan.
Jika mekanik mengabaikannya, misalignment pasti terjadi.
Karena itu, pengendara tidak boleh mengabaikan pengecekan alignment.
Setelan presisi membantu menjaga performa dan keselamatan motor.
Dampak Chain Alignment Melenceng pada Ban dan Stabilitas
Chain alignment melenceng membuat roda belakang tidak sejajar dengan sumbu rangka.
Kondisi ini kemudian menambah beban pada satu sisi ban.
Akibatnya, ban aus lebih cepat secara tidak merata.
Honda menjelaskan dampak tersebut secara langsung dalam Owner’s Manual.
Keausan juga lebih cepat terjadi pada rantai dan sproket.
Selain itu, kondisi ini membuat rolling resistance menjadi tidak seimbang.







