Setir Mobil Terasa Berat Saat Putar Balik? Ini 7 Penyebab Power Steering Bermasalah yang Sering Diabaikan

RADARPANGANDARAN.COMSetir mobil terasa berat saat putar balik atau parkir sering membuat pengemudi mengira masalah berasal dari ban.

Padahal, setir mobil terasa berat lebih sering disebabkan gangguan pada sistem kemudi, terutama power steering.

Jika kondisi ini dibiarkan, kenyamanan berkendara menurun dan risiko kecelakaan bisa meningkat saat melakukan manuver mendadak.

Karena itu, penting memahami penyebab setir yang mendadak berat agar kerusakan tidak semakin parah.

Penyebab Setir Mobil Terasa Berat yang Sering Terjadi

Salah satu penyebab utama setir mobil terasa berat adalah berkurangnya oli power steering pada sistem hidrolik.

Oli power steering berfungsi membantu menghasilkan tekanan yang membuat putaran kemudi terasa lebih ringan.

Ketika volume oli berkurang, tekanan hidrolik tidak bekerja maksimal sehingga kemudi menjadi lebih berat.

Selain jumlahnya berkurang, kualitas oli power steering yang menurun juga bisa memengaruhi kinerja sistem kemudi.

Oli yang sudah kotor atau terlalu lama digunakan tidak mampu memberikan performa optimal.

Pemeriksaan kondisi oli secara berkala menjadi langkah sederhana yang bisa mencegah masalah lebih besar.

Kebocoran pada sistem power steering juga sering menjadi penyebab yang luput dari perhatian.

Kebocoran biasanya muncul pada selang tekanan tinggi, seal pompa, atau sambungan sistem hidrolik.

Masalahnya, rembesan oli dalam jumlah kecil sering sulit terlihat oleh pemilik kendaraan.

Akibatnya, banyak pengemudi baru menyadari masalah setelah setir mulai terasa semakin berat.