Sistem Data Logger Kendaraan, Apa yang Direkam dan Seberapa Aman Datanya?

RADARPANGANDARAN.COM – Sistem data logger kendaraan atau black box kendaraan berperan penting untuk diagnosis berkendara sekaligus menjaga privasi data kendaraan pengguna modern.

Teknologi ini kini digunakan oleh hampir semua kendaraan baru.

Fungsinya bukan untuk memata-matai pengemudi.

Sebaliknya, sistem ini fokus pada keselamatan dan analisis teknis.

Data direkam hanya dalam kondisi tertentu.

Karena itu, pengguna tidak perlu khawatir berlebihan.

Sistem ini tidak merekam suara atau video.

Selain itu, data bersifat teknis dan terbatas.

Produsen menggunakan data tersebut untuk evaluasi keselamatan.

Oleh karena itu, sistem ini sangat penting bagi industri otomotif.

Namun, banyak pengguna masih belum memahaminya.

Kurangnya informasi memicu kekhawatiran soal privasi.

Padahal, regulasi global sudah mengaturnya dengan ketat.

ISO dan Uni Eropa memiliki standar jelas.

Dengan pemahaman tepat, pengguna bisa lebih tenang.

Manfaat Data Berkendara untuk Diagnosis Kendaraan

Data dari sistem data logger kendaraan membantu teknisi mendiagnosis masalah secara akurat.

Informasi yang direkam meliputi kecepatan dan pengereman.

Karena itu, analisis penyebab kecelakaan menjadi lebih objektif.

Teknisi dapat melihat pola kesalahan sistem.

Selain itu, data membantu pengembangan fitur keselamatan.

SAE International menyebut EDR sebagai alat evaluasi rekayasa.

Produsen memakainya untuk meningkatkan desain kendaraan.

Dengan teknologi ini, produsen dapat menekan risiko kecelakaan.

Data ini juga membantu investigasi kecelakaan resmi.

News Feed