Kabel sensor menjadi salah satu penyebab kerusakan.
Kabel putus memicu sinyal hilang.
Debu dan serpihan logam juga mengganggu pembacaan sensor.
Karena itu, Anda perlu menjaga area sensor agar tetap bersih.
Sensor magnetik sangat sensitif.
Jika terkena kontaminasi berat, akurasinya turun drastis.
Selain itu, ring ABS bengkok mempengaruhi pembacaan sensor.
Beberapa kasus muncul pada motor matic setelah mengalami kecelakaan.
Dalam kondisi tersebut, sensor tidak membaca rotasi dengan benar.
Akibatnya, ABS bisa mati sementara demi keamanan.
2. Pembersihan Sensor Magnetik dan Dampak Kerusakan Jangka Panjang
Saat membersihkan sensor magnetik, Anda harus melakukannya dengan hati-hati agar komponen tetap aman.
Penggunaan carburator cleaner sangat berbahaya.
Cairan tersebut merusak elemen elektronik sensor.
Oleh karena itu, gunakan contact cleaner khusus sensor.
Metode ini menjaga komponen tetap aman dari korosi.
Selain itu, Anda perlu membersihkan ring ABS dari lumpur.
Kotoran bisa mengganggu pembacaan sensor.
Jika Anda membiarkannya, kinerja ABS menurun saat melaju di jalan licin.
Karena itu, Anda harus melakukan pembersihan secara rutin.
Beberapa mekanik menyarankan pemeriksaan tiap servis ringan.
Selain itu, pengecekan jarak sensor ke ring juga penting.
Jarak terlalu jauh membuat sinyal lemah.
Sebaliknya, jarak terlalu dekat bisa merusak ujung sensor.
Dampak jangka panjang kerusakan sensor cukup serius.
ECU menerima data salah dan pembakaran menjadi tidak efisien.
Selain itu, konsumsi bahan bakar bisa meningkat drastis.







