RADARPANGANDARAN.COM – Banyak pemilik motor bingung memilih suku cadang asli atau suku cadang aftermarket untuk perawatan harian.
Keduanya tersedia luas di pasar Indonesia, tetapi tidak semua cocok untuk komponen motor tertentu.
Beberapa komponen aman memakai aftermarket, namun beberapa harus tetap memakai part asli demi keamanan.
Memahami Bedanya Suku Cadang Asli dan Aftermarket
Beberapa sumber menjelaskan perbedaan antara suku cadang asli dan aftermarket.
Mengutip dari Webike Indonesia, OEM adalah part resmi dengan standar pabrikan.
Aftermarket dibuat pihak ketiga dengan kualitas yang bisa setara atau lebih baik.
Sementara part KW termasuk tiruan yang kualitasnya tidak terjamin.
Artikel dari Suzuki Indonesia menyebut OEM punya spesifikasi tepat dan garansi jelas.
Karena itu, part kritis seperti rem, mesin, dan kelistrikan wajib memakai part asli.
Suzuki juga menegaskan aftermarket aman bila kualitasnya terverifikasi jelas.
Aftermarket cocok untuk pengguna dengan anggaran terbatas.
Namun, pembeli harus memilih produsen tepercaya dan sesuai spesifikasi motor.
Aftermarket memberi fleksibilitas karena pilihan lebih banyak dan harga lebih variatif.
Dalam panduan internasional GVEI, aftermarket bisa unggul dalam kustomisasi dan akses.
Sementara OEM tetap unggul dalam kesesuaian spesifikasi dan kualitas konsisten.
Perlu diingat, kualitas aftermarket sangat bervariasi tergantung mereknya.
Aftermarket asli jauh lebih aman dibanding suku cadang KW.
Part KW dapat merusak komponen motor dan mengancam keselamatan pengguna.
Kapan Aman Menggunakan Aftermarket, dan Kapan Wajib Asli?
Untuk komponen vital, pemilihan suku cadang asli tetap pilihan terbaik.







