Suzuki e-Vitara dirancang untuk kebutuhan pasar global dan domestik.
Platform HEARTECT-e menjadi dasar pengembangan mobil ini.
Platform tersebut dirancang khusus untuk kendaraan listrik modern.
Suzuki mengintegrasikan motor, inverter, dan transmisi dalam satu sistem.
Sistem three-in-one meningkatkan efisiensi dan performa kendaraan.
Bobot kendaraan menjadi lebih optimal berkat desain terintegrasi.
Suzuki e-Vitara menggunakan baterai lithium-ion generasi terbaru.
Tersedia dua pilihan kapasitas baterai untuk pasar global.
Pilihan pertama menggunakan baterai berkapasitas 49 kWh.
Pilihan kedua memakai baterai berkapasitas 61 kWh.
Suzuki menguji baterai pada suhu ekstrem secara menyeluruh.
Pengujian dilakukan dari suhu minus hingga panas tinggi.
Hasil pengujian memastikan performa tetap stabil.
Kondisi iklim Indonesia tetap aman untuk penggunaan e-Vitara.
Performa Suzuki e-Vitara 2026 tergolong kompetitif di kelasnya.
Varian 49 kWh 2WD menghasilkan tenaga 106 kW.
Torsi maksimum varian tersebut mencapai 189 Nm.
Varian 61 kWh 2WD menghasilkan tenaga lebih besar.
Tenaganya mencapai 128 kW dengan torsi 189 Nm.
Tersedia juga varian 4WD dengan sistem ALLGRIP-e.
Varian ini menghasilkan tenaga 135 kW.
Torsi maksimum varian 4WD mencapai 300 Nm.
Performa tersebut mendukung akselerasi responsif.
Suzuki e-Vitara cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Fitur regenerative braking turut meningkatkan efisiensi energi.
Sistem one-pedal driving memudahkan pengendalian kendaraan.
Pengemudi dapat menghemat energi saat berkendara di kota.













