Desain ini berbeda dari skutik lain pada era tersebut.
Suzuki Skywave memang dirancang untuk konsumen pria.
Bodi besar mempertegas karakter maskulin motor ini.
Pelek ring 16 inci menjadi ciri khas utama Skywave.
Ukuran pelek tersebut lebih besar dibanding skutik sekelasnya.
Handling terasa lebih stabil di berbagai kondisi jalan.
Suspensi belakang ganda meningkatkan kenyamanan berkendara.
Jok panjang dan empuk cocok untuk perjalanan jauh.
Pengendara dan pembonceng sama-sama merasa nyaman.
Bagasi di bawah jok tergolong luas untuk kelasnya.
Bagasi mampu menampung helm open face dengan mudah.
Filter udara dipindahkan ke atas CVT.
Langkah tersebut membuat ruang bagasi semakin lega.
Suzuki Skywave dibekali mesin 125 cc 4-langkah SOHC.
Sistem pendinginan masih mengandalkan udara.
Suplai bahan bakar menggunakan karburator.
Akselerasinya cukup responsif untuk kebutuhan harian.
Tenaga mesin memadai untuk menyalip di jalan raya.
Performa keseluruhan masih nyaman digunakan saat ini.
Fitur modern sudah tersedia pada motor ini.
Side stand switch meningkatkan faktor keselamatan.
Kunci kontak menggunakan sistem key shutter 3-in-1.
Beberapa varian dilengkapi lampu belakang LED.
Kenyamanan dan stabilitas menjadi keunggulan utama.
Motor terasa mantap saat dikendarai jarak jauh.
Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan.
Masalah karburator bisa menyebabkan langsam naik sendiri.
Seal shock depan dikenal mudah bocor.
Perawatan rutin menjadi kunci menjaga performa.
Saat ini, Suzuki Skywave sudah lama dihentikan produksinya.







