Bentuk gestur tangan seolah sedang mengaduk kopi secara perlahan.
Hadapkan tubuh sedikit ke arah meja kayu agar komposisi terlihat seimbang.
Pertegas ekspresi mata yang fokus dan penuh perasaan.
Hadirkan nuansa ngopi estetik di kafe dengan pencahayaan natural dan sinematik.”
Prompt 4:
“Ubah pose pengguna menjadi duduk tegak sambil mengangkat cangkir kopi mendekati bibir.
Arahkan pandangan mata ke depan dengan ekspresi tenang dan percaya diri.
Sesuaikan posisi bahu agar terlihat rileks dan tidak kaku.
Perhalus cahaya di wajah supaya terlihat realistis dan alami.
Ciptakan suasana kafe yang hangat, estetik, dan dramatis tanpa kesan AI.”
Prompt 5:
“Ubah pose pengguna menjadi duduk menyamping dengan tubuh sedikit berputar ke arah kamera.
Letakkan satu tangan di meja dan satu tangan memegang cangkir kopi dengan santai.
Miringkan wajah tipis ke arah cahaya untuk menonjolkan dimensi wajah.
Hidupkan tatapan mata agar terlihat menikmati momen me time.
Bangun visual ngopi estetik di kafe yang natural dan sinematik.”
Prompt 6:
“Ubah pose pengguna menjadi mencondongkan tubuh ke belakang sambil memegang cangkir dengan kedua tangan.
Arahkan kepala sedikit ke atas untuk memberi kesan rileks dan lepas.
Tampilkan ekspresi wajah damai dengan tatapan mata yang tidak kosong.
Seimbangkan cahaya dan bayangan agar hasil edit foto terlihat realistis.
Hadirkan nuansa ngopi di kafe yang estetik dan emosional.”
Prompt 7:
“Ubah pose pengguna menjadi duduk santai dengan satu kaki sedikit maju ke depan.
Arahkan tangan memegang cangkir kopi di dekat dada untuk kesan hangat dan intim.











