Tekanan ban depan dan belakang memiliki standar berbeda.
Keduanya tidak bisa disamakan karena beban kerja berbeda.
Mengabaikan detail ini sering membuat motor terasa boros tanpa sebab jelas.
Tekanan ban yang tepat juga berdampak pada keselamatan berkendara.
Ban kempis di jalan licin meningkatkan risiko aquaplaning.
Pengereman menjadi kurang maksimal dan jarak berhenti bertambah.
Mesin yang terus bekerja keras berpotensi mempercepat keausan komponen.
Menjaga tekanan ban motor sesuai standar menjadi langkah paling sederhana.
Langkah ini efektif menghemat BBM motor di musim hujan.
Motor terasa lebih ringan dan nyaman dikendarai setiap hari.
Mesin bekerja efisien meski sering melintasi jalan licin.
Konsumsi BBM tetap terkendali dan biaya operasional lebih hemat.
RADARPANGANDARAN.COM - Harga Kawasaki Ninja 250 FI terbaru 2026 kembali jadi sorotan karena motor sport…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini banyak digunakan untuk mengedit foto dengan pendekatan…
RADARPANGANDARAN.COM - Suzuki Grand Vitara 2026 hadir sebagai SUV kompak premium yang berani tampil beda…
RADARPANGANDARAN.COM - Taman minimalis di perumahan Indonesia perlu dirancang tanpa mengganggu parkir motor akibat keterbatasan lahan.…
RADARPANGANDARAN.COM - ECO Indicator motor matic menjadi penanda penting efisiensi BBM, terutama saat menghadapi tanjakan…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini semakin populer karena mampu mengubah foto biasa…
This website uses cookies.