Di sisi lain, valve seating bocor sering menjadi faktor utama.
Klep yang tidak menutup sempurna membiarkan tekanan keluar.
Akibatnya, mesin gagal mempertahankan kompresi ideal.
Beberapa media teknis otomotif menjelaskan bahwa setelan klep yang salah memperburuk kondisi.
Karena itu, mekanik perlu memeriksa celah klep secara berkala.
Valve seating bocor biasanya menimbulkan suara desis halus.
Selain itu, knalpot dapat mengeluarkan letupan kecil saat idle.
Mesin juga sering sulit hidup ketika dingin.
Tenaga mesin terasa hilang terutama pada putaran tinggi.
Secara keseluruhan, tanda tersebut menunjukkan kebocoran internal mesin.
Oleh sebab itu, mekanik harus segera mengukur tekanan kompresi.
Deteksi Awal Kompresi Mesin Bocor Sebelum Overhaul
Mekanik dapat mendeteksi kompresi bocor sebelum melakukan overhaul besar.
Langkah pertama, mekanik mengukur tekanan kompresi menggunakan compression gauge.
Jika hasil berada di bawah standar, kebocoran internal kemungkinan terjadi.
Service manual Yamaha menempatkan tes ini sebagai prosedur awal diagnosis.
Selain itu, mekanik sering menambahkan tes menggunakan sedikit oli.
Mekanik meneteskan oli ke silinder lalu mengukur ulang kompresi.
Jika tekanan naik, ring piston kemungkinan besar bermasalah.
Sebaliknya, jika tekanan tetap, valve seating patut dicurigai.
Bengkel resmi sering menggunakan metode ini untuk diagnosis cepat.
Suzuki Indonesia juga menyarankan mekanik mengamati gejala fisik mesin.
Perhatikan suara kasar atau getaran berlebih saat mesin menyala.
Selain itu, knalpot dapat mengeluarkan asap putih.












