RADARPANGANDARAN.COM – Mobil OTA update menawarkan kemudahan karena over the air mobil memungkinkan pembaruan software tanpa ke bengkel.
Namun tetap memiliki risiko software mobil.
Teknologi ini semakin umum pada mobil modern berbasis konektivitas.
Pabrikan menggunakan OTA untuk memperbaiki bug dan menambah fitur.
Selain itu, sistem kendaraan dapat menerima peningkatan dari jarak jauh.
Namun, pembaruan software juga memengaruhi performa kendaraan.
Karena itu, pengguna perlu memahami dampaknya secara menyeluruh.
Update tidak selalu hanya soal fitur tambahan.
Perubahan sistem bisa memengaruhi sensor dan efisiensi daya.
Beberapa pengguna melaporkan perbedaan respons kendaraan setelah update.
Oleh sebab itu, pemahaman risiko dan manfaat sangat penting.
Produsen biasanya merilis update setelah pengujian internal.
Meski begitu, kondisi penggunaan tiap kendaraan berbeda.
Karena itu, hasil update bisa bervariasi antar pengguna.
Regulator internasional juga mengatur sistem OTA kendaraan.
Aturan tersebut bertujuan menjaga keselamatan dan keamanan sistem.
Manfaat Mobil OTA Update bagi Performa dan Fitur
Mobil OTA update memberi manfaat utama berupa peningkatan performa sistem.
Tesla menyebut update software mampu memperbaiki efisiensi dan fitur ADAS.
Pabrikan melakukan pembaruan tanpa mewajibkan pemilik mengunjungi bengkel.
Hal ini menghemat waktu dan biaya pemilik kendaraan.
BMW menjelaskan OTA juga memperbarui infotainment dan sistem keselamatan.
Melalui perangkat lunak, sistem meningkatkan respons sensor kendaraan.







