RADARPANGANDARAN.COM – Terobosan Baterai EV melalui Baterai Lithium 700 Wh/kg diklaim mampu gandakan jarak tempuh mobil listrik dan tingkatkan kepadatan energi baterai signifikan.
Riset terbaru ini membawa angin segar bagi industri kendaraan listrik global.
Penelitian tersebut dipublikasikan di jurnal Nature pada 25 Februari 2026.
Tim ilmuwan berasal dari Nankai University dan Shanghai Institute of Space Power Sources.
Mereka mengembangkan baterai lithium dengan kepadatan energi mencapai 700 Wh/kg.
Angka ini hampir tiga kali lipat baterai mobil listrik komersial saat ini.
Sebagai perbandingan, baterai EV umum berada di kisaran 250 hingga 255 Wh/kg.
Bahkan solid-state battery biasanya menargetkan sekitar 400 hingga 500 Wh/kg.
Lonjakan ke 700 Wh/kg menjadi capaian besar dalam kepadatan energi baterai.
Inovasi ini membuka peluang mobil listrik menempuh jarak lebih jauh.
Produsen tidak perlu lagi memasang baterai besar dan berat.
Bobot kendaraan bisa ditekan tanpa mengorbankan performa.
Teknologi baterai cair menjadi kunci utama riset ini.
Peneliti memodifikasi komposisi cairan elektrolit di dalam sel baterai.
Perubahan tersebut membuat cairan lebih ringan dan efisien.
Ion lithium dapat bergerak lebih cepat dalam sistem baru ini.
Volume cairan yang dibutuhkan juga lebih sedikit dari sebelumnya.
Hasilnya, distribusi daya menjadi lebih optimal dan stabil.
Kinerja baterai meningkat tanpa menambah ukuran fisik signifikan.
Bagi pengguna mobil listrik, jarak tempuh menjadi perhatian utama.
Waktu pengisian daya juga sering dikeluhkan pemilik kendaraan listrik.













