Traction Control Motor Bermasalah? Cek Sensor Roda dan Kesalahan Umum Ini

Cukup bersihkan area sensor saat servis rutin.

Pastikan celah sensor sesuai spesifikasi pabrikan.

Yamaha menekankan pentingnya posisi sensor presisi.

Benturan kecil bisa menggeser dudukan sensor.

Akibatnya, sinyal menjadi tidak sinkron.

Selain itu, kondisi ring ABS juga perlu dicek.

Ring bengkok memicu pembacaan tidak akurat.

Pabrikan menyarankan pengecekan visual berkala.

Langkah sederhana ini menjaga sistem tetap normal.

Penyebab Lampu Indikator Menyala dan Kesalahan Umum Pengguna

Lampu indikator traction control menyala karena sistem mendeteksi kondisi tidak normal.

Honda menyebut indikator bisa aktif sementara.

Hal ini terjadi saat sensor membaca data abnormal.

Salah satu penyebab umum adalah ban tidak standar.

Yamaha menegaskan perbedaan diameter ban memengaruhi sistem.

Michelin juga menyebut ban aus tidak merata berisiko error.

Penggunaan ban berbeda merek depan belakang juga berpengaruh.

Bridgestone menyarankan penggantian ban secara berpasangan.

Kesalahan lain adalah mengabaikan peringatan indikator.

Banyak pengguna tetap berkendara tanpa pemeriksaan.

Padahal sistem bisa menonaktifkan traction control otomatis.

Kawasaki menyarankan reset sederhana setelah pengecekan.

Namun, jika indikator tetap menyala, bengkel resmi diperlukan.

Kesalahan lain adalah mencuci motor tanpa memperhatikan sensor.

Air bertekanan tinggi bisa masuk ke area sensor.

Selain itu, modifikasi roda juga berisiko tinggi.

Perubahan ukuran velg memengaruhi pembacaan sensor.

Kesadaran pengguna menjadi kunci utama mencegah masalah.