RADARPANGANDARAN.COM – Tutup tangki motor dan sistem ventilasi BBM berperan penting menjaga tekanan tetap stabil agar tangki vakum tidak mengganggu suplai bahan bakar.
Masalah ini sering muncul tanpa disadari oleh pengendara.
Padahal dampaknya bisa memengaruhi performa mesin.
Tekanan dalam tangki harus selalu seimbang.
Saat bensin berkurang, udara wajib masuk menggantikan volumenya.
Di sinilah fungsi ventilasi bekerja.
Jika ventilasi terganggu, tekanan negatif mulai terbentuk.
Pengendara mengenal kondisi ini sebagai tangki vakum.
Akibatnya, aliran BBM menuju mesin tidak lancar.
Gejala awal biasanya terasa ketika pengendara menggunakan motor untuk perjalanan jauh.
Banyak pengendara mengira masalah berasal dari mesin.
Padahal sumbernya hanya dari tutup tangki.
Honda dalam service manual menjelaskan peran ventilasi tangki sangat vital.
Yamaha juga menegaskan pentingnya saluran pernapasan tangki.
Oleh karena itu, pengendara tidak boleh mengabaikan tutup tangki.
Penyebab Tangki Vakum dan Tanda Tutup Tangki Tersumbat
Tangki vakum terjadi saat udara tidak bisa masuk ke dalam tangki.
Honda dalam service manual menjelaskan ventilasi pada tutup tangki berfungsi menyeimbangkan tekanan.
Jika lubang ventilasi tersumbat, tekanan negatif langsung terbentuk.
Yamaha juga menjelaskan breather hose memiliki peran serupa.
Kotoran, debu, atau karat sering menjadi penyebab utama.
Selain itu, air hujan bisa menyumbat saluran ventilasi.
Suzuki menjelaskan tanda paling umum.
Mesin tiba-tiba mati setelah berjalan beberapa menit.









