Gunakan latar parkiran gedung kosong dengan cahaya lampu putih redup yang menciptakan bayangan dramatis.
Tambahkan sedikit efek debu tipis di udara agar suasana terasa hidup namun tetap realistis.
Buat ekspresi wajah tegang tetapi tetap natural dan tidak berlebihan.
Pastikan detail mata terlihat jelas dan penuh emosi.”
Prompt 3:
“Posisikan saya berdiri tegap di atas atap gedung dengan angin seolah meniup pakaian secara ringan.
Arahkan pandangan lurus ke kamera dengan ekspresi percaya diri dan siap menghadapi situasi.
Gunakan latar langit senja dengan warna oranye keunguan yang lembut.
Tambahkan pencahayaan dari samping untuk menciptakan bayangan tipis di wajah.
Buat suasana dramatis namun tetap estetik dan tidak terlalu diberi efek CGI.
Pertahankan tekstur wajah agar terlihat realistis dan alami.”
Prompt 4:
“Ubah pose saya menjadi sedang berjalan cepat dengan satu kaki melangkah maju dan tangan mengepal ringan.
Arahkan tatapan ke samping seolah sedang memantau situasi di sekitar.
Gunakan latar lorong sempit dengan cahaya dari atas yang menciptakan garis bayangan kuat.
Tambahkan efek cahaya lembut di belakang tubuh untuk memberi kesan sinematik.
Buat ekspresi wajah fokus dan penuh tekad.
Jaga agar hasil akhir tetap natural dan tidak terlihat seperti ilustrasi digital.”
Prompt 5:
“Posisikan tubuh saya sedikit membungkuk dengan satu tangan terangkat seolah memberi isyarat berhenti.
Arahkan mata saya menatap lurus dengan ekspresi serius dan intens.
Gunakan latar gudang kosong dengan pencahayaan redup dari samping.







