Pertahankan struktur wajah asli saya tanpa perubahan bentuk agar tetap realistis dan tidak terlihat seperti karakter animasi.
Buat tekstur kulit terlihat alami dengan sedikit keringat di pelipis untuk memperkuat suasana pertarungan yang intens dan sinematik.”
Prompt 2:
“Edit foto saya jadi gladiator yang seolah sedang berlutut satu kaki di tanah kolosseum dengan kepala sedikit menunduk lalu menatap ke atas dengan ekspresi penuh tekad.
Saya memegang tombak panjang yang ujungnya menancap di tanah sebagai tumpuan tubuh.
Tambahkan efek cahaya hangat matahari pagi yang menyinari wajah dari depan sehingga mata terlihat hidup dan tidak kosong.
Buat detail pasir menempel di lutut dan lengan agar suasana terasa realistis dan natural.
Jaga kemiripan wajah saya secara utuh dan hindari efek berlebihan supaya hasil akhirnya tampak seperti adegan film epik yang dramatis.”
Prompt 3:
“Transformasikan foto saya menjadi gladiator yang sedang berjalan maju dengan langkah tegas di arena kolosseum sambil memutar bahu sedikit ke arah kamera.
Saya membawa pedang di bahu kanan dan perisai tergantung di lengan kiri dengan posisi santai namun siap bertarung.
Arahkan tatapan mata saya ke samping seolah sedang mengawasi lawan dengan ekspresi serius dan fokus.
Tambahkan pencahayaan kontras tinggi khas adegan sinematik sore hari dengan bayangan panjang di belakang tubuh saya.
Pastikan wajah tetap identik dengan foto asli saya dan hindari perubahan proporsi agar tetap realistis.”
Prompt 4:
“Ubah pose saya menjadi gladiator yang sedang mengangkat pedang ke atas dengan tangan kanan sambil berteriak penuh semangat kemenangan.













