Sumber ini tercantum dalam Toyota Hybrid System Training Manual.
Blower AC tetap aktif saat mobil berhenti.
Kipas radiator menyala mengikuti temperatur mesin.
Karena itu, jam operasi bertambah meski nol kilometer.
Denso juga menggunakan parameter durability berbasis jam.
Hal ini tertulis dalam Denso Technical Review Journal.
Pendekatan ini membantu prediksi kegagalan lebih akurat.
Selain itu, perawatan menjadi lebih tepat waktu.
Pemilik kendaraan dapat mencegah kerusakan mendadak.
Pendekatan ini disebut time-based durability.
SAE J1211 mendukung metode ini secara teknis.
Standar tersebut fokus pada keandalan elektronik.
Karena itu, jam operasi menjadi parameter utama.
Dampaknya bagi Perawatan Blower dan Kipas Radiator
Blower elektrik sangat sensitif terhadap waktu operasi panjang.
Bosch menyatakan thermal load mempercepat degradasi motor.
Kipas radiator juga bekerja mengikuti suhu mesin.
BMW menjelaskan kipas tidak bergantung kilometer.
Sumber ini tercantum dalam BMW Technical Training.
Motor kipas sering aktif di lalu lintas padat.
Akibatnya, jam operasi meningkat drastis.
Jika perawatan berbasis kilometer, risiko terlewat tinggi.
Continental AG mengembangkan predictive maintenance berbasis runtime.
Pendekatan ini memakai thermal aging model.
Dokumen tersebut tercantum dalam Continental White Paper.
ISO 16750 juga menekankan efek panas jangka panjang.
Panas mempercepat penuaan material elektronik.
Karena itu, monitoring jam operasi menjadi krusial.
Pompa elektrik juga mengikuti pola serupa.
Toyota menggunakan duty cycle monitoring.







