Wading Sensor 2026 dan Sensor Ultrasonik Mobil Cegah Water Hammer Saat Banjir Perkotaan

Teknologi ini terintegrasi dengan sistem elektronik kendaraan terbaru.

Salah satu pelopor fitur ini adalah Land Rover.

Sistem tersebut hadir pada lini SUV premium seperti Land Rover Defender.

Pada model terbaru, sensor ditempatkan di kedua spion samping.

Penempatan itu membantu membaca permukaan air di sekitar kendaraan.

Beberapa SUV global 2026 mulai mengadopsi teknologi serupa.

Fitur ini populer di segmen kendaraan off road modern.

Produsen biasanya memadukan fitur dengan mode Terrain Response.

Mode ini menyesuaikan throttle, transmisi, dan sistem traksi otomatis.

Setiap mobil memiliki batas aman genangan yang disebut wading depth.

Wading depth ditentukan berdasarkan tinggi saluran udara dan desain knalpot.

Sistem kelistrikan juga memengaruhi batas aman tersebut.

Beberapa SUV premium memiliki wading depth lebih dari 800 milimeter.

Tanpa sensor, pengemudi sulit memastikan genangan melampaui batas atau tidak.

Wading Sensor 2026 mengurangi ketidakpastian saat menghadapi banjir mendadak.

Fenomena hidrometeorologi meningkatkan potensi banjir tiba tiba di kota besar.

Pada malam hari, referensi visual kedalaman air semakin terbatas.

Organisasi global seperti World Health Organization menyoroti risiko berkendara saat bencana.

Risiko termasuk kendaraan terseret arus dan kerusakan mesin serius.

Wading Sensor 2026 bukan membuat kendaraan kebal banjir.

Fitur ini berfungsi sebagai alat bantu pengambilan keputusan.

Arus deras tetap berbahaya meski kedalaman terlihat rendah.

Karena itu, kewaspadaan pengemudi tetap menjadi prioritas utama.