Waspada Penipuan Aktivasi IKD dan Modus Penipuan IKD, Kenali Aktivasi IKD Resmi agar Data Pribadi Aman

Jika ragu terhadap pesan yang diterima, lakukan konfirmasi langsung ke kantor Dukcapil atau layanan resmi pemerintah.

Jangan pernah mengklik tautan mencurigakan yang dikirim nomor tidak dikenal, meskipun terlihat menggunakan identitas instansi.

Hindari mengunduh file APK dari luar toko aplikasi resmi karena berpotensi mengandung program pencuri data otomatis.

Apabila menerima permintaan pembayaran aktivasi IKD, segera abaikan karena **aktivasi IKD resmi** tidak memungut biaya.

Segera blokir nomor yang mencurigakan agar tidak terjadi komunikasi lanjutan yang berpotensi merugikan.

Simpan bukti percakapan jika sudah menerima pesan penipuan untuk memudahkan pelaporan kepada pihak berwenang.

Laporkan kejadian ke kepolisian atau patroli siber agar pelaku dapat dilacak dan mencegah korban berikutnya.

Edukasi keluarga, terutama lansia, sangat penting karena kelompok tersebut sering menjadi target utama penipuan digital.

Ajarkan anggota keluarga mengenali ciri pesan penipuan dan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi setiap saat.

Tingkatkan literasi digital dengan memahami prosedur layanan pemerintah sehingga tidak mudah percaya pada informasi palsu.

Kesadaran masyarakat menjadi faktor utama menekan angka penipuan aktivasi IKD yang terus berkembang mengikuti teknologi.

Selalu ingat, pemerintah tidak pernah meminta data sensitif melalui WhatsApp atau telepon tanpa proses layanan resmi.

Dengan kewaspadaan tinggi, masyarakat dapat memanfaatkan layanan identitas digital secara aman tanpa risiko pencurian identitas.