RADARPANGANDARAN.COM – Temuan Minyakita kemasan berbeda di Pasar Manis Ciamis dipastikan tidak berasal dari distribusi resmi Bulog setelah dilakukan pengecekan langsung.
Melansir laman Radartasik.id, perbedaan terlihat jelas pada kemasan dan kondisi minyak yang beredar di lapangan.
Minyakita dari Bulog memiliki tulisan hitam dengan garis hitam putih serta minyak yang tampak bening.
Sementara produk yang ditemukan memiliki kemasan berwarna oranye atau jingga dengan kondisi minyak menyerupai curah.
“Benar Satgas Pangan sudah ke Bulog. Itu setelah mereka melakukan pengecekan Minyakita, memang menemukan kemasan Minyakita berbeda yang diedarkan Bulog,” kata Tenaga Lapangan Bulog Kantor Cabang Ciamis Iqbal Tawakal, Minggu (26/4/2026).
Namun setelah diverifikasi lebih lanjut, produk tersebut dipastikan bukan bagian dari distribusi resmi Bulog.
“Kita sudah pastikan itu bukan minyakita yang biasa diedarkan dari Bulog,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Minyakita yang disalurkan Bulog Cabang Ciamis berasal dari produsen resmi dengan standar kemasan tertentu.
“Kalau dari Bulog itu Minyakita dari PT. Sinarmas,” katanya.
Penelusuran Asal Produk Masih Berlanjut
Iqbal menyebutkan bahwa pendalaman kasus temuan tersebut kini diserahkan kepada Satgas Pangan Kabupaten Ciamis.
Ketua Satgas Pangan Kabupaten Ciamis AKP Carsono menjelaskan temuan diperoleh saat pengecekan stok di pedagang Pasar Manis.
Produk yang diduga Minyakita dengan kemasan berbeda itu dijual dengan harga sekitar Rp19 ribu per liter.
“Temuan tersebut masih dalam tahap pendalaman, termasuk menelusuri asal-usul produk yang disebut berasal dari luar daerah,” ujarnya.

