RADARPANGANDARAN.COM – Ketika pembangunan hampir selesai, para pendiri HeHa Sky View sebenarnya tidak memiliki ekspektasi yang terlalu besar.
Target awal mereka bahkan terbilang cukup sederhana.Mereka hanya berharap mampu menarik sekitar 10 persen dari total pasar wisata di Gunungkidul saat itu.
Dalam hitungan angka, target tersebut kira-kira setara dengan 400 pengunjung.Modal awal yang digunakan untuk membangun tempat ini mencapai sekitar Rp7 miliar.
Area yang pertama kali dikembangkan memiliki luas sekitar 1,5 hektare sebelum akhirnya diperluas seiring perkembangan bisnis.
Namun seperti proyek pembangunan pada umumnya, biaya yang dikeluarkan ternyata terus bertambah. Seiring berjalannya proses konstruksi, kebutuhan dana juga ikut meningkat.
Situasi ini sempat membuat optimisme para pendiri sedikit goyah. Ketika dana mulai menipis sementara pembangunan belum sepenuhnya selesai, rasa khawatir mulai muncul.
Karena alasan itulah mereka akhirnya memutuskan membuka tempat tersebut lebih cepat dari rencana. Beberapa bagian masih disempurnakan sambil berjalan.
HeHa Sky View resmi dibuka pada 19 September 2019. Hari pertama operasional mencatat sekitar 100 tiket terjual.
Jumlah itu meningkat menjadi 300 pengunjung pada hari kedua.Yang mengejutkan, pada hari ketiga jumlah pengunjung melonjak drastis hingga mencapai sekitar 3.000 orang.
Lonjakan ini menjadi tanda bahwa tempat tersebut langsung mendapatkan perhatian besar dari masyarakat.
Popularitasnya semakin cepat berkembang berkat media sosial.Banyak pengunjung datang untuk berfoto di berbagai spot yang dirancang khusus dengan latar pemandangan kota dari ketinggian.







