Salah satu spot yang paling terkenal adalah Sky Glass, sebuah lantai kaca yang memberikan sensasi berdiri di atas ketinggian dengan panorama luas Kota Yogyakarta.
Selain spot foto, HeHa Sky View juga menawarkan pengalaman kuliner yang menarik.
Area makanannya dirancang dengan konsep yang beragam, mulai dari street food hingga restoran bertingkat dengan rooftop.
Konsep tersebut membuat pengunjung tidak hanya datang untuk berfoto, tetapi juga menikmati suasana sambil bersantai bersama teman atau keluarga.
Tiket masuk yang awalnya hanya Rp10 ribu kemudian naik menjadi Rp15 ribu, dan kini sekitar Rp20 ribu.
Harga tersebut belum termasuk beberapa spot foto premium yang dikenakan biaya tambahan.
Seperti bisnis pariwisata lainnya, HeHa Sky View juga sempat menghadapi masa sulit ketika pandemi melanda.
Operasional sempat dihentikan sementara sebelum akhirnya dibuka kembali dengan berbagai pembatasan.
Namun setelah masa pandemi berlalu, bisnis ini kembali berkembang.
Kesuksesan HeHa Sky View bahkan mendorong lahirnya destinasi lain dengan konsep serupa seperti HeHa Ocean View, HeHa Forest di Sleman, dan HeHa Waterfall di Bogor.
Kisah ini menunjukkan bahwa sebuah ide sederhana dapat berkembang menjadi bisnis besar ketika dikelola dengan keberanian, kreativitas, dan kemampuan membaca peluang.
Kadang, sesuatu yang besar memang berawal dari keputusan kecil untuk mencoba.







