Perjalanan Panjang HeHa Sky View: Dua Tahun Menunggu Izin hingga Akhirnya Dibuka

RADARPANGANDARAN.COM – Sebelum menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi, perjalanan pembangunan HeHa Sky View tidak selalu berjalan mulus.

Di balik pemandangan indah yang kini dinikmati pengunjung, ada proses panjang yang harus dilalui oleh para pendirinya.

Salah satu tantangan terbesar muncul dari proses perizinan. Lokasi pembangunan berada di kawasan perbukitan Pathuk yang dianggap memiliki risiko tertentu.

Beberapa pihak khawatir terhadap potensi longsor dan kemungkinan adanya patahan tanah di wilayah tersebut.

Kekhawatiran itu membuat proses pengajuan izin tidak bisa diselesaikan dengan cepat. Hery Zudianto dan Handoyo Mawardi harus memberikan berbagai penjelasan dan bukti bahwa pembangunan di lokasi tersebut tetap aman.

Mereka bahkan melibatkan para ahli untuk melakukan kajian teknis terhadap kondisi tanah dan lingkungan.

Pendekatan ini penting agar keputusan yang diambil tidak hanya berdasarkan optimisme semata, tetapi juga didukung oleh analisis ilmiah.

Setelah melalui berbagai tahapan dan evaluasi, akhirnya izin pembangunan diberikan. Namun proses tersebut memakan waktu cukup lama, bahkan hingga dua tahun.

Menunggu selama itu tentu bukan hal mudah bagi sebuah proyek bisnis. Tetapi bagi Hery dan Hany, proses tersebut harus dijalani dengan sabar karena mereka yakin dengan potensi lokasi tersebut.

Keraguan sebenarnya juga sempat muncul di antara mereka sendiri. Ketika Hany pertama kali menawarkan kerja sama untuk mengembangkan lahan di Pathuk, ia sempat bertanya-tanya apakah Hery benar-benar tertarik untuk berinvestasi di tempat tersebut.