RADARPANGANDARAN.COM – Apa kamu pernah dengar istilah kadar pH air? Bagi sebagian orang, pH mungkin terdengar seperti istilah rumit di laboratorium. Padahal, pH air sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari air yang kita minum, air untuk memasak, bahkan air untuk merawat tanaman, kadar pH menjadi sangat berpengaruh.
Sederhananya, pH merupakan ukuran tingkat keasaman atau kebasaan air. Skala pH berkisar dari 0 sampai 14. Ukuran pH air yang netral berada di angka 7, untuk angka di bawah 7 menunjukkan sifat asam, sedangkan angka di atas 7 berarti basa atau alkalis. Mengetahui pH air bukan hanya soal ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup.
Supaya kamu lebih paham, berikut kadar pH air beserta manfaat dan dampaknya.
Air dengan pH ini bersifat sangat korosif dan berbahaya jika di konsumsi. Biasanya ditemukan pada larutan asam pekat atau limbah industri. Tidak ada manfaat kesehatan, bahkan dapat merusak jaringan tubuh dan lingkungan.
Biasanya terdapat pada air hujan yang terkontaminasi polusi (hujan asam). Air dengan pH ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan jika diminum dalam jangka panjang. Namun, dalam dunia pertanian, air dengan pH sekitar 5–6 masih bisa digunakan untuk beberapa jenis tanaman yang membutuhkan tanah agak asam.
Merupakan standar air minum menurut WHO dan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 492/2010. Aman untuk di minum dan di konsumsi sehari-hari. Menjaga keseimbangan cairan tubuh, mendukung metabolisme, serta tidak menimbulkan iritasi pada sistem pencernaan.
Air alkali dipercaya memiliki manfaat membantu menetralkan asam dalam tubuh. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa air dengan pH 8–9 dapat bermanfaat bagi penderita refluks asam lambung karena mampu menonaktifkan enzim pepsin. Selain itu, air dengan pH alkali juga dapat membantu hidrasi lebih cepat setelah olahraga.
Air dengan pH ini kadang digunakan untuk keperluan non-konsumsi, seperti membersihkan kotoran minyak atau bahan kimia tertentu. Tidak disarankan untuk dikonsumsi langsung, karena dapat mengganggu keseimbangan asam-basa tubuh.
Umumnya terdapat pada larutan pembersih rumah tangga, seperti pemutih atau deterjen. Sangat berbahaya bagi tubuh dan tidak memiliki manfaat untuk kesehatan.
Air Netral (pH 7) diperoleh dari air minum kemasan yang sudah memenuhi standar BPOM dan WHO. Atau bahkan air sumur atau air tanah juga bisa netral, asalkan melalui proses penyaringan dan pengujian laboratorium.
Page: 1 2
RADARPANGANDARAN.COM - Bototoh bisa mendapatkan tiket Persib vs Persik dengan harga spesial. Tiket Persib vs…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia bisa menjadi langkah awal untuk menghadirkan nuansa visual…
RADARPANGANDARAN.COM - Striker Persib, Sergio Castel mengalami masalah cedera pada laga menghadapi Persebaya, Senin 2…
RADARPANGANDARAN.COM - Di Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya terdapat berbagai jurusan. Salah satunya jurusan yang berkaitan…
RADARPANGANDARAN.COM - Berikut daftar program studi (prodi) S1, vokasi dan S2 Universitas Siliwangi. Universitas Siliwangi…
RADARPANGANDARAN.COM - Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia kini menjadi cara populer untuk mengubah foto biasa…
This website uses cookies.