Umbi-Umbian
Indonesia punya banyak jenis umbi yang bisa menggantikan nasi. Singkong, misalnya, mudah banget ditemukan di mana-mana. Kamu bisa merebus, menggoreng, atau bahkan membuatnya jadi camilan manis. Satu setengah potong singkong aja udah setara satu porsi nasi, lho!
Ada juga talas, umbi lembut yang kaya kalsium dan bikin tubuh lebih bertenaga. Setengah potong talas setara satu porsi nasi, tapi rasanya lebih ringan dan gurih. Sementara itu, kentang jadi pilihan populer buat yang ingin diet rendah gula. Dua buah kentang sedang bisa menggantikan sepiring nasi, dan kandungan seratnya bantu menjaga kadar kolesterol tetap stabil.
Pisang dan Sagu
Nggak cuma enak buat camilan, pisang ternyata juga bisa jadi pengganti nasi. Dua buah pisang matang bisa memberi energi yang sama dengan seporsi nasi. Selain tinggi karbohidrat, pisang juga kaya zat besi dan vitamin yang bantu melancarkan peredaran darah.
Kalau kamu ingin mencoba yang lebih unik, cobalah sagu dari Maluku dan Papua. Masyarakat di sana biasa mengolahnya jadi papeda, yaitu bubur kental yang kaya pati dan rendah lemak. Sagu memberi energi besar tapi tetap ringan di perut, cocok buat kamu yang ingin makan kenyang tanpa rasa berat.
Jawawut dan Umbi Lokal
Selain yang sudah populer, Indonesia juga punya bahan lokal lain seperti jawawut. Terbuat dari biji-bijian kuning kecil yang tinggi serat dan vitamin B. Dulu jawawut sering dijadikan bubur atau tepung, tapi kini banyak orang mulai mengembangkannya lagi sebagai makanan sehat modern.
Ada juga umbi gadung, ganyong, garut, dan gembili yang kaya karbohidrat dan mineral alami. Teksturnya lembut dan rasanya gurih, pas banget buat kamu yang ingin ganti suasana tanpa kehilangan rasa kenyang.







