RADARPANGANDARAN.COM- Banyak orang memulai hari dengan secangkir kopi, padahal sinar matahari pagi dapat memberi dorongan energi yang jauh lebih alami. Hanya dengan berjemur selama 10 menit, tubuh sudah menerima rangsangan positif yang memengaruhi kesehatan secara menyeluruh. Karena itu, semakin banyak ahli menyarankan agar kita menambahkan rutinitas sederhana ini ke dalam aktivitas harian. Selain itu, manfaat yang muncul tidak hanya terasa pada fisik, tetapi juga pada kondisi mental.
Vitamin D
Pertama, paparan sinar matahari pagi merangsang produksi vitamin D. Tubuh memproses cahaya matahari menjadi vitamin D yang berperan penting dalam penyerapan kalsium. Oleh karena itu, tulang menjadi lebih kuat dan risiko osteoporosis menurun.
Kemudian, kadar vitamin D yang stabil juga mendukung fungsi kekebalan tubuh. Dengan demikian, tubuh mampu melawan infeksi dengan lebih efektif. Banyak orang mengabaikan fakta ini, padahal manfaatnya sangat besar meski diperoleh hanya dari waktu berjemur yang singkat.
Kualitas Suasana Hati
Selain manfaat tulang dan imun, berjemur pagi meningkatkan kualitas suasana hati. Cahaya matahari merangsang hormon serotonin, yaitu hormon yang memengaruhi perasaan bahagia. Akibatnya, suasana hati terasa lebih stabil dan pikiran menjadi lebih jernih.
Terlebih lagi, tubuh juga mengatur ritme sirkadian dengan lebih baik setelah menerima cahaya pagi. Ritme ini menentukan kapan kita merasa mengantuk atau bertenaga. Karena itu, orang yang rutin berjemur biasanya tidur lebih nyenyak pada malam hari.
Meningkatkan Metabolisme
Selanjutnya, paparan matahari membantu meningkatkan metabolisme. Proses ini terjadi karena cahaya pagi memberi sinyal pada tubuh untuk memulai aktivitas secara optimal. Dengan metabolisme yang lebih efisien, tubuh membakar energi lebih baik sepanjang hari.







