Rahasia Tidur Berkualitas di Era Serba Sibuk

RADARPANGANDARAN- Di era serba cepat seperti sekarang, banyak orang merasa waktu 24 jam sehari tidak pernah cukup. Tekanan pekerjaan, tuntutan sosial, dan distraksi digital membuat jam tidur sering dikorbankan. Akibatnya, tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang memadai. Padahal, tidur berkualitas bukan hanya kebutuhan, tetapi juga fondasi utama kesehatan fisik dan mental.

Selain itu, paparan cahaya biru dari layar gadget menjadi salah satu penyebab utama gangguan tidur. Otak sulit memproduksi melatonin—hormon yang membantu rasa kantuk—ketika mata terus menatap layar hingga larut malam. Karena itu, memahami cara mendapatkan tidur nyenyak menjadi hal penting di tengah kesibukan modern.

Ciptakan Rutinitas Tidur yang Konsisten

Pertama-tama, tubuh manusia bekerja berdasarkan ritme sirkadian atau jam biologis alami. Ketika seseorang tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, ritme ini menjadi stabil. Akibatnya, tubuh lebih mudah untuk merasa kantuk pada malam hari dan segar di pagi hari.

Oleh karena itu, cobalah untuk menentukan jadwal tidur tetap, termasuk di akhir pekan. Dengan begitu, otak akan mengenali pola tersebut dan menyesuaikan diri secara alami. Konsistensi sederhana ini sering kali menjadi kunci utama untuk memperbaiki kualitas tidur tanpa perlu bantuan obat.

Hindari Gadget Menjelang Tidur

Kedua, hindari penggunaan ponsel, laptop, atau televisi minimal 30 menit sebelum tidur. Cahaya biru yang terpancar dari layar dapat mengganggu keseimbangan hormon tidur. Sebagai gantinya, lakukan kegiatan yang menenangkan seperti membaca buku fisik, meditasi ringan, atau mendengarkan musik lembut.

Selain itu, mode “Do Not Disturb” di ponsel juga bisa membantu agar pikiran tidak terganggu oleh notifikasi. Langkah kecil ini mampu menciptakan suasana yang lebih kondusif untuk beristirahat dengan tenang.