Pastikan keramik memiliki tekstur anti licin.
Selain material, desainer perlu memperhatikan penataan tanaman.
Sebaiknya, pemilik taman menempatkan tanaman di area bercahaya pagi.
Cahaya pagi membantu menurunkan kelembapan tanah.
Hindari menanam tanaman terlalu rapat di sudut tertutup.
Dengan begitu, udara dapat bersirkulasi secara bebas.
Gunakan planter box dengan sistem drainase yang baik.
Selain itu, elevasi tanah sedikit lebih tinggi membantu aliran air.
Prinsip ini umum diterapkan dalam desain taman tropis.
Berbagai literatur lanskap tropis juga membahas konsep serupa.
Drainase Terintegrasi dan Perawatan Berbasis Desain
Drainase memegang peran utama dalam mencegah tanah cepat berlumut.
Karena itu, desainer mengarahkan aliran air keluar secara alami.
Lantai taman sebaiknya memiliki kemiringan kecil.
Kemiringan ini membantu air tidak menggenang.
Selain itu, desainer dapat memasang gravel channel di area tertentu.
Saluran ini menyerap sekaligus mengalirkan air hujan.
Grating tersembunyi juga sering melengkapi taman modern.
Solusi ini menjaga estetika tetap minimalis.
Permukaan yang cepat kering menghambat pertumbuhan lumut.
Selain drainase, desainer juga merencanakan perawatan sejak awal.
Taman minimalis rapi tetap membutuhkan perawatan rutin.
Namun, desainer menyederhanakan proses perawatan agar efisien.
Pilih tanaman berdaun kecil dan tidak mudah gugur.
Daun gugur sering meningkatkan kelembapan permukaan tanah.
Hindari tanaman yang cepat merambat ke area lantai.
Desainer juga menyarankan pola lantai yang mudah disapu.













