RADARPANGANDARAN.COM –Â Taman minimalis pada rumah kontemporer dengan konsep clean alignment menekankan keteraturan garis dan keselarasan dengan arsitektur.
Pada dasarnya, pendekatan ini tidak memosisikan taman sebagai dekorasi tambahan.
Sebaliknya, taman berfungsi langsung sebagai perpanjangan ruang arsitektural.
Oleh karena itu, setiap elemen taman mengikuti logika desain bangunan.
Garis lurus menjadi dasar utama dalam penyusunan lanskap.
Selanjutnya, desainer merancang transisi visual bangunan dan taman secara halus.
Dengan begitu, rumah tampil rapi dan terkontrol.
Saat ini, banyak rumah kontemporer modern menggunakan konsep ini.
Prinsip ini sejalan dengan praktik desain arsitektur internasional.
Desainer memastikan taman tidak mengganggu fasad bangunan.
Sebaliknya, taman justru memperkuat karakter arsitektur.
Clean alignment menjadi kunci keterbacaan ruang luar.
Kesederhanaan visual muncul melalui konsistensi garis.
Karena itu, desainer merencanakan taman secara presisi.
Prinsip Clean Alignment dalam Taman Minimalis Kontemporer
Clean alignment menyelaraskan seluruh elemen taman dengan struktur bangunan.
Karena itu, desainer menyusun hardscape mengikuti grid bangunan.
Desainer membentuk pola lantai taman secara linear dan teratur.
Pendekatan ini tidak menempatkan elemen secara acak.
Akibatnya, taman menghadirkan keteraturan visual yang kuat.
Dalam praktiknya, desainer menyelaraskan taman dengan garis fasad.
Desainer menempatkan tanaman sebagai massa visual terstruktur.
Tanaman tidak berperan sebagai ornamen dekoratif berdiri sendiri.







