Susu rendah lemak tetap memberikan rasa creamy, namun kalori lebih rendah dibandingkan krim atau susu full cream.
Kombinasi kopi dan susu rendah lemak juga memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga kamu cenderung tidak ngemil berlebihan setelah minum kopi.
4. Jangan Tambahkan Sirup atau Topping Manis
Menambahkan sirup cokelat, karamel, atau whipped cream membuat kopi menjadi tinggi kalori. Sirup manis bisa memicu kenaikan berat badan karena gula tambahan meningkatkan simpanan lemak tubuh.
Sebagai alternatif, tambahkan rempah alami seperti kayu manis, vanila murni, atau bubuk kakao tanpa gula.
Selain memberi aroma dan rasa nikmat, rempah-rempah ini aman bagi diet dan bahkan bisa membantu metabolisme tubuh.
5. Konsumsi Kopi Sebelum Olahraga
Kopi mengandung kafein yang dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak lebih efektif. Minum kopi sebelum olahraga membantu membakar kalori lebih banyak.
Kafein juga meningkatkan energi dan fokus, sehingga latihan menjadi lebih maksimal. Namun, batasi konsumsi maksimal 1–2 cangkir per hari agar tidak mengganggu tidur atau memicu efek samping kafein berlebih.
6. Perhatikan Waktu Minum Kopi
Minum kopi terlalu sore atau malam hari dapat mengganggu tidur. Kurang tidur bisa membuat berat badan naik, karena tubuh memproduksi hormon ghrelin yang meningkatkan rasa lapar.
Idealnya, nikmati kopi di pagi atau siang hari. Dengan waktu yang tepat, kopi membantu membakar lemak, tetap memberi energi, dan tidak mengganggu ritme tidur.
7. Hindari Ngemil Bersama Kopi
Kebiasaan ngemil kue, donat, atau camilan manis saat minum kopi adalah penyebab utama kenaikan berat badan. Ngemil bersamaan dengan kopi bisa menggagalkan diet.







