Petugas menyiapkan alat pembaca kartu tol elektronik mobile reader. Perangkat ini membantu mempercepat transaksi kendaraan.
Dishub juga menyiapkan papan informasi tambahan. Informasi itu berguna jika arus kendaraan dialihkan ke Tol Cisumdawu.
Selain itu, jalur Limbangan hingga Malangbong dan kawasan Gentong juga diprediksi padat. Satpol PP akan menertibkan aktivitas masyarakat di sekitar jalan.
Jalur Pelumbon hingga Kadawung di Cirebon juga masuk daftar rawan macet. Pemerintah daerah akan menertibkan parkir di bahu jalan.
Petugas juga menertibkan pedagang kaki lima yang berjualan di badan jalan. Langkah ini bertujuan mengurangi hambatan arus kendaraan.
Jalur Alternatif untuk Pemudik
Dishub Jabar menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi pemudik. Jalur ini dapat digunakan untuk menghindari kepadatan di jalur utama.
Di wilayah utara Jawa Barat tersedia delapan jalur alternatif. Beberapa di antaranya Sukamandi–Kalijati, Pamanukan–Subang, serta Kadipaten–Jatitujuh–Jatibarang.
Rute lain di wilayah utara yaitu Haurgeulis–Patrol dan Cikamurang–Jangga. Pemudik juga dapat melintasi Budur–Tegalgubug–Jagapura–Mundu.
Alternatif lainnya yaitu Losari–Ciledug–Cidahu–Kuningan serta Cirebon–Sumber–Rajagaluh–Majalengka.
Di jalur tengah Jawa Barat terdapat empat rute alternatif. Di antaranya Subang–Lembang–Bandung serta Sumedang–Jalan Cagak–Wanayasa–Purwakarta.
Rute lain yakni Talaga–Bantarujeg–Wado–Sumedang. Pemudik juga dapat melalui jalur Kuningan–Cikijing–Majalengka–Kadipaten.
Sementara di wilayah selatan tersedia lima jalur alternatif. Rute itu meliputi Garut–Banyuresmi–Leuwigoong–Kadungora hingga Majalaya.













