BANDUNG, RADARPANGANDARAN.COM – Kabar duka datang dari perbankan daerah. Direktur Utama BJB Yusuf Saadudin meninggal dunia dan membuat seluruh jajaran manajemen terkejut.
Informasi tersebut langsung menjadi perhatian karena Yusuf baru tujuh bulan menjabat posisi tertinggi di Bank BJB.
Rasa duka disampaikan langsung manajemen dan seluruh insan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
Mereka menyebut Yusuf sebagai sosok pemimpin strategis yang punya dedikasi tinggi dan rekam jejak profesional yang kuat.
Dia juga dinilai membawa semangat besar dalam transformasi dan tata kelola perusahaan.
Dalam unggahan resminya, pihak bank menjelaskan mereka menyampaikan duka mendalam atas wafatnya Yusuf.
Pihak bank menuliskan mereka berdoa agar almarhum mendapat tempat terbaik dan seluruh amal ibadahnya diterima.
Profil Singkat Yusuf Saadudin
Dilansir disway.id, data resmi Bank BJB mencatat Yusuf Saadudin merupakan Warga Negara Indonesia yang lahir di Bandung pada 1973.
Dia menyelesaikan pendidikan Sarjana Akuntansi di Universitas Padjadjaran pada 1999. Gelar Magister Hukum Ekonomi dan Bisnis pun ia tuntaskan di universitas yang sama pada 2015.
Perjalanan kariernya banyak dihabiskan di sektor kredit dan ritel. Beberapa posisi penting yang pernah ia pegang antara lain:
– Direktur Konsumer dan Ritel Bank BJB (2024–2025)
– Pemimpin Divisi Kredit Konsumer Bank BJB (2021–Juli 2024)
– Pemimpin Divisi KPR & KKB Bank BJB (2019–2021)
Kariernya terus menanjak hingga akhirnya ditunjuk sebagai Direktur Utama Bank BJB dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 16 April 2025. Penunjukan ini menjadi puncak perjalanan panjangnya di dunia perbankan.
Perjalanan Singkat Menjabat Direktur Utama BJB
Yusuf resmi menjabat sebagai Direktur Utama sejak April 2025. Ia naik dari posisi sebelumnya yaitu Direktur Konsumer dan Ritel.













