RADARPANGANDARAN.COM – Persoalan korupsi masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah, termasuk di Jawa Barat.
Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025 menunjukkan belum banyak pemerintah daerah yang mampu mencapai tingkat integritas ideal.
Dari total 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, hanya Kabupaten Ciamis yang berhasil mempertahankan skor integritas di zona hijau.
Daerah tersebut mencatatkan nilai tertinggi dengan skor 78,35 sekaligus menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.
Pengumuman hasil SPI KPK tersebut disampaikan dalam puncak peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 yang digelar di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.
Skor Kabupaten Ciamis bahkan melampaui capaian Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berada di angka 71,85.
Berdasarkan data Jabar Stats, posisi di bawah Ciamis ditempati Kota Banjar dengan skor 77,53, disusul Kota Cimahi dengan skor 77,01.
Kota Tasikmalaya berada di peringkat keempat dengan skor 75,85. Sementara Kabupaten Pangandaran menempati posisi kelima dengan skor 74.
Masih dari sumber yang sama, terdapat lima daerah lain yang melengkapi daftar 10 besar wilayah dengan skor integritas tertinggi di Jawa Barat.
Kabupaten Bogor berada di urutan keenam dengan skor 73,8, diikuti Kota Bogor dengan 73,2.
Selanjutnya ada Kota Depok dengan skor 72,85, Kota Sukabumi 72,05 dan Kabupaten Sumedang dengan skor 71,17.
Sementara itu, dua daerah di Priangan Timur lainnya, yakni Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Garut, tidak masuk dalam daftar 10 besar SPI KPK 2025.













