Ia mengatakan, walaupun sebagian lahan sawah sudah kering, namun sebanyak 30 persenan masih bisa melakukan panen.
“Bahkan mungkin bisa lebih, sekarang saja sudah banyak yang panen,” ujarnya.
Kata dia, selama beras Pangandaran masih bisa dipasok ke luar daerah, maka kebutuhan masyarakatpun bisa dibilang masih terpenuhi.
“Sampai triwulan kedua ini masih aman-aman saja. Banyak masyarakat Pangandaran itu menyimpan beras di lumbung padi mereka, jadi ada istilah tidak apa apa gaka ada uang, asal beras jangan beli,” kata Tedi. (deni nurdiansah)







