Puluhan Ribu Warga Pangandaran Masuk Desil 1 Kemiskinan, Data DTSEN Jadi Sorotan

RADARPANGANDARAN.COM – Puluhan ribu warga Pangandaran masuk desil 1 kemiskinan hingga Oktober 2025. Data tersebut tercatat di Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran.

Pendataan kemiskinan kini menggunakan DTSEN. Sebelumnya, data dikenal dengan istilah Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau DTKS.

Hasil pemutakhiran menunjukkan jumlah individu warga miskin yang masuk kategori desil 1 mencapai 40.753 jiwa. Sementara jika dihitung berdasarkan keluarga, jumlahnya mencapai 16.056 kepala keluarga.

Angka tersebut bersifat dinamis. Setiap waktu dapat berubah mengikuti hasil verifikasi lapangan dan pembaruan data.

Desil 1 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah secara nasional. Mereka berada pada lapisan terbawah dalam struktur sosial ekonomi.

Kepala Bidang Kesejahteraan Sosial Dinsos PMD Pangandaran Ruhendi menjelaskan kelompok desil 1 menjadi prioritas utama dalam penyaluran bantuan.

Warga pada kelompok ini diprioritaskan menerima Program Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Non Tunai, BPJS Kesehatan gratis, BLT Kesra dan bantuan sosial lainnya.

Peralihan data dari DTKS ke DTSEN sendiri baru dilakukan pada Juni 2025. Oleh karena itu, pemerintah daerah masih melakukan penyesuaian dan pembersihan data.

Pemutakhiran ini dilakukan agar bantuan lebih tepat sasaran. Data yang valid menjadi kunci agar intervensi pemerintah tidak salah alamat.

Mekanisme Pendataan dan Minimnya Program Daerah

Pendataan warga miskin di Pangandaran tidak dilakukan secara sembarangan. BPS Kabupaten Pangandaran berperan sebagai pengolah data utama.