Kotak persembahan, lemari dan sound system ikut disisir. Ruang pastor dan lingkungan sekitar gereja menjadi bagian dari pemeriksaan.
Tak hanya di dalam ruangan. Area luar gereja seperti taman dan pot bunga juga diperiksa. Saklar listrik dan titik-titik yang dianggap rawan tidak luput dari perhatian. Semua dilakukan untuk mencegah potensi gangguan.
Kapolres menyampaikan sterilisasi gereja merupakan langkah preventif kepolisian. Upaya ini bertujuan mengantisipasi ancaman keamanan sekaligus memberi ketenangan bagi umat Nasrani dalam menjalankan ibadah Natal.
Dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan benda mencurigakan. Tidak ada indikasi bom atau bahan peledak. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.
Polres Pangandaran berharap perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 berjalan lancar. Keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi prioritas utama. Aparat berkomitmen menjaga situasi tetap damai di wilayah Pangandaran.
Pengamanan akan terus dilakukan hingga rangkaian perayaan selesai. Sinergi aparat diharapkan mampu menciptakan suasana ibadah yang khusyuk dan aman bagi seluruh umat.







