RADARPANGANDARAN.COM – Pemerintah Kabupaten Pangandaran mulai menyiapkan strategi untuk memenuhi kebutuhan program menu MBG (Makan Bergizi Gratis) dengan mengandalkan potensi pangan lokal.
Dilansir Radartasik.id, Kepala Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran Usep Efendi menyampaikan sektor perikanan menjadi salah satu fokus utama dalam penyusunan menu MBG.
Pemanfaatan ikan lokal dinilai mampu menjawab kebutuhan gizi sekaligus mendorong pertumbuhan usaha pembudi daya di daerah pesisir.
Saat ini pihak dinas bersama para penyuluh perikanan telah melakukan perhitungan kebutuhan bahan MBG. Perhitungan tersebut disesuaikan dengan kapasitas produksi ikan di Pangandaran.
Usep berharap pada tahun mendatang terdapat dukungan berupa bantuan benih ikan. Bantuan itu nantinya dapat dikelola langsung oleh kelompok pembudi daya ikan setempat.
Menurutnya, hasil panen dari kelompok pembudi daya tidak akan disalurkan secara langsung kepada penyedia MBG. Penyaluran akan dilakukan melalui skema kerja sama yang terintegrasi.
Skema tersebut disiapkan agar rantai pasok berjalan tertib dan berkelanjutan. Dengan pola ini, kualitas bahan pangan tetap terjaga dan distribusi menjadi lebih terukur.
Program MBG sendiri menempatkan produk lokal sebagai prioritas utama. Selain ikan, komoditas seperti telur, ayam dan bahan pangan daerah lainnya juga masuk dalam menu harian.
Usep menegaskan kebijakan ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal sekaligus memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi siswa.







