Kalibrasi Setir & Sensor EPS Wajib! Ini Penyebab Setir Tidak Center di Mobil Modern

RADARPANGANDARAN.COM – Mobil modern kini memakai sistem kemudi elektrik, sehingga pemilik mobil perlu mengkalibrasi setir dan sensor EPS secara rutin.

Gejala umum seperti setir tidak center atau lampu error EPS sering muncul bila kalibrasi tidak tepat.

Bahkan setelah spooring balancing, teknisi harus mereset sensor sudut setir karena hasilnya bisa berubah.

Karena itu, pengemudi wajib melakukan kalibrasi agar kemudi tetap presisi dan aman.

Kenapa Kalibrasi Setir & Sensor EPS Jadi Wajib di Mobil Modern?

Mobil keluaran baru memakai Electric Power Steering atau EPS.

Sistem ini bergantung pada sensor sudut setir atau Steering Angle Sensor (SAS).

Sensor ini membaca posisi setir dan mengirim sinyal ke ECU kendaraan.

Kalau data sensor salah, pergerakan kemudi menjadi tidak akurat.

Mobil bisa terasa berbelok sendiri atau berat di sisi tertentu.

Menurut Delphi, melalui delphiautoparts.com, teknisi harus mengkalibrasi sensor setir setiap kali memperbaiki sistem kemudi.

Situs itu menjelaskan bahwa sensor harus memberi data akurat ke sistem stabilitas mobil.

Jika teknisi mengabaikan proses ini, sistem seperti ESC atau ADAS bisa bekerja keliru.

Masalahnya bukan hanya kenyamanan, tapi juga keselamatan berkendara.

I-CAR juga menegaskan pentingnya kalibrasi setelah spooring balancing.

Karena alignment mengubah geometri roda sehingga posisi sensor ikut berubah.

Jika tidak, mobil bisa bergerak melenceng ke satu sisi.

Selain itu, EPS modern butuh sinkronisasi penuh antara sensor, ECU, dan motor elektrik.