Wajib Tahu! Pemeriksaan Chassis Setelah Benturan Ringan

RADARPANGANDARAN.COM – Pemeriksaan chassis setelah benturan ringan sangat penting karena benturan dapat mengubah geometri rangka.

Akibatnya, kendaraan membutuhkan standar OEM dan kalibrasi pasca tabrakan.

Namun, banyak pemilik mobil menganggap benturan ringan tidak berbahaya.

Padahal, benturan dapat mengubah struktur sasis tanpa tanda visual jelas.

Selain itu, perubahan kecil memengaruhi kestabilan dan kenyamanan berkendara.

Karena itu, pemilik kendaraan perlu memeriksa chassis sesegera mungkin.

Biasanya, bengkel resmi menggunakan alat ukur presisi tinggi.

Alat tersebut kemudian membandingkan dimensi rangka dengan spesifikasi pabrik.

Jika terjadi deviasi, teknisi segera mengoreksi struktur rangka.

Sebagai acuan, National Vehicle Inspection Criteria menekankan pemeriksaan struktur pasca kecelakaan.

Banyak negara menggunakan standar tersebut sebagai rujukan keselamatan.

Dengan demikian, inspeksi chassis bukan sekadar formalitas administratif.

Chassis sendiri menjadi tulang punggung utama kendaraan.

Jika rangka tidak lurus, kendaraan kehilangan stabilitas dan presisi kendali.

Selain itu, sistem keselamatan aktif dapat terganggu.

Oleh sebab itu, pemeriksaan dini membantu mencegah risiko lebih besar.

Mengapa Pemeriksaan Chassis Setelah Benturan Tidak Boleh Diabaikan

Chassis menyerap energi benturan ketika kecelakaan terjadi.

Namun, benturan ringan tetap dapat mengubah struktur internal rangka.

Melalui pedoman post-collision scan, Honda menjelaskan pentingnya inspeksi menyeluruh.

Honda juga mewajibkan pemindaian serta kalibrasi sistem keselamatan.