Toyota Hilux Facelift Euro 5, Diesel Modern Terakhir Sebelum EV Datang

Fokus pengembangannya terletak pada efisiensi termal yang lebih tinggi.

Selain itu, Toyota menekan emisi NOx secara signifikan.

Toyota menyematkan sistem EGR dan Diesel Particulate Filter pada mesin ini.

Teknologi tersebut membantu proses pembakaran menjadi lebih bersih.

Hasilnya, mesin mampu mengendalikan emisi partikel secara lebih efektif.

Toyota menegaskan bahwa diesel modern masih relevan hingga saat ini.

Terutama, sektor kerja berat masih membutuhkan karakter mesin diesel.

Toyota secara khusus menargetkan Hilux facelift bagi pasar Asia dan Australia.

Pasar tersebut masih menuntut kendaraan yang tangguh dan andal.

Karena itu, Toyota menilai diesel Euro 5 sebagai solusi paling realistis.

Toyota menilai transisi menuju elektrifikasi penuh tidak dapat dilakukan secara instan.

Oleh sebab itu, Toyota terus menyempurnakan ICE tahap akhir.

Toyota memfokuskan ICE terakhirnya pada emisi rendah dan efisiensi tinggi.

Dengan demikian, Hilux facelift merepresentasikan kebijakan tersebut secara nyata.

Posisi Hilux Facelift di Era Elektrifikasi Toyota

Toyota memposisikan Hilux facelift sebagai mobil ICE terakhir yang tetap relevan.

Toyota menjalankan strategi elektrifikasi secara bertahap dan terukur.

Bukan dengan menghentikan mesin konvensional secara mendadak.

Hilux facelift berperan sebagai jembatan teknologi penting.

Terutama bagi konsumen di sektor komersial dan industri.

Toyota Astra Motor menyatakan bahwa perusahaan masih mempertahankan diesel modern.

Namun, Toyota terus melakukan penyesuaian emisi secara berkelanjutan.