Jentik Nyamuk Berkembang Biak
Karena banyak air yang menggenang. Nah, di sana tempat jentik nyamuk berkembang biak, sehingga banyak ditemukan penyakit DBD.
“Alhamdulillah, semua pasein masih bisa tertangani dengan pengobatan yang dilakukan oleh kami pihak rumah sakit,” ujar dr Sudaryan.
Dokter Sudaryan memprediksi kasus DBD akan ada peningkatan.
Hal itu dilihat dari setiap dalam satu hari terlihat meningkat 10 sampai 20 persen.
“Tentu karena DBD ini adalah penyakit yang selalu muncul maka masyarakat diimbau tetap memperhatikan kesehatan, terutama lingkungan, agar tidak menjadi sarang nyamuk DBD,” ujarnya.
Jumlah Kasus DBD di Kota Tasikmalaya
Sementara itu jumlah kasus DBD Kota Tasikmalaya tembus 1.118 kasus hingga Juli 2024 mendapatkan respons dari Pj Wali Kota Tasikmalaya H Cheka Virgowansyah.
Bagi masyarakat yang mengalami demam agar segera mengakses layanan kesehatan di 22 puskesmas di Kota Tasikmalaya.
Karena puskesmas bisa mendeteksi dini demam berdarah dengue atau DBD.
“Setiap yang bergejala demam agar segera mengakses layanan faskes puskesmas karena deteksi dini DBD sudah disiapkan di 22 puskesmas di Kota Tasik,” ujar Pj Wali Kota Tasikmalaya H Cheka Virgowansyah kepada radartasik.com (grup radarpangandaran.com), Jumat 12 Juli 2024 malam.
Diakuinya bahwa jumlah kasus DBD Kota Tasikmalaya tembus 1.118 kasus dengan 3 orang meninggal dunia.
“Yang meninggal artinya incident rate 0,26,” terangnya.
Kasus DBD tingkat Jawa Barat dan nasional, menurut penjelasan Cheka juga meningkat pada 2024 ini.







